Menanti Pencairan Anggaran Rp7,3 M untuk Penerangan Kepulauan Gili Raja

  • Whatsapp

KABAR SUMENEP | Rencana penerangan selama 24 jam di Kepulauan Gili Raja Kecamatan Gili Genting, yang digagas sejak 2014 lalu sampai saat ini tidak kunjung terealisasi. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep tidak bisa berbuat banyak dengan alasan masih menyelesaikan Memorandum of Understanding (MoU).

Kendati pengadaan listrik dijanjikan DPMD Sumenep akan segera diselesaikan akhir tahun 2019, namun sampai saat ini masih tidak kunjung rampung. Bahkan Rp7,3 miliar yang dianggarkan untuk program penerangan listrik juga tidak ada kejelasan.

Kepala Bidang (Kabid) Pendayagunaan Teknologi Tepat Guna (TTG) DPMD Sumenep Fadholi menyampaikan, untuk pengadaan alat sudah 100 persen, namun perjanjian pengelolaanya saja masih belum rampung.

“Proses STO (serah terima operasi) yang 105 operasi, pengelolanya sudah ada tetapi tinggal menunggu kesepakatan dulu bagaimana enaknya,” katanya, Kamis, (20/5/2021).

Sebagai tahapan penyempurnaan listrik bisa segera menyala, pihaknya kembali menganggarkan sebesar Rp300 juta. Salah satu diperuntukkan untuk menyambungkan ke rumah-rumah masyarakat di kepulauan yang terdiri dari empat desa tersebut.

Sebab menurut dia, seluruh alat sudah rampung, tinggal proses STO untuk pengelolaannya. Apalagi proses penerangan tersebut sempat mendapat kritikan keras, semisal pernah didemo oleh masyarakat Gili Raja sekitar akhir tahun 2019 kemarin.

“Target segera selesai, kami targetkan dua bulan lagi rampung, listrik di sana sudah menyala. Tunggu selesai MoU, ada beberapa persyaratan belum selesai ,” imbuhnya.

Salah satu masyarakat Gili Raja Syaiful menyampaikan, warga sekitar sudah sejak lama menunggu penerangan yang memang dijanjikan pemerintah. Hampir 6 tahun program itu direncanakan namun hingga kini masih belum dinikmati juga.

“Masih belum, sudah lama kalau tiangnya ada. Tapi tidak kunjung nyala, sekarang sudah lengkap tapi tetap tidak berfungsi” papar dia. (ara/mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *