Polres Berdalih Ada Tambahan Berkas

  • Whatsapp

KABAR SUMENEP |

Hingga saat ini, kasus dugaan korupsi gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep tidak ada kejelasan. Lambatnya penanganan kasus tersebut diakui pihak kepolisian karena tambahan berkas sesuai petunjuk Kejaksaan.

Hal tersebut diungkapkan Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, tidak selesainya kasus dugaan korupsi gedung dinkes karena ada tambahan berkas lagi yang perlu dilengkapi.

“Hingga saat ini belum lengkap dan kami masih berusaha,” katanya, Rabu, (19/5/2021).

Widi menjelaskan, penyidik terus melakukan kelengkapan berkas. Namun, masih proses. Bahkan, koordinasi terus dilakukan dengan pihak kejaksaan.

“Kekurangan berkas tidak boleh dipublis. Sebab, merupakan rahasia penyidik,” tuturnya.

Pengamat Hukum Ach. Novel menilai Polres Sumenep tidak serius dalam menangani kasus gedung dinkes. Bahkan menuding ada kesengajaan untuk menutupi sepuetar perkembangan kasus tersebut, termasuk soal kelengkapan berkas yang selama ini terkesan saling lempar.

“Dengan tidak cepat selesainya kasus, maka polres harus terbuka pada masyarakat atau publik, jangan kemudian diam dan proses pelimpahan lama,” tegas dia

Menurutnya, dengan terbukanya pada publik. Maka, masyarakat akan membantu apa yang menjadi kekurangan. Jika tidak trasparan khususnya persoalan berkas tentu ada indikasi permainan atau kongkalikong dari sejumlah oknu.

“Jika menyembunyikan maka patut dipertanyakan,” ujarnya.

Diketahui, pembangunan gedung Dinkes Sumenep menghabiskan anggaran Rp4,5 miliar, dana tersebut bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2014. Terdapat tiga orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Masing-masing, inisial IM, NM, dan M. (imd/mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *