Muhammadiyah Makin Maju, Hamdan: Kunci Membesarkan Organisasi Ada di Hati

  • Whatsapp

Iktikad baik Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumenep patut diapresiasi. Pria yang akrab disapa Hamdan itu terus berjuang untuk membesarkan Muhammadiyah.

IMAM MAHDI, Sumenep

Bacaan Lainnya

Komitmennya untuk membesarkan Muhammadiyah cukup tinggi tentunya dapat didasari dengan cinta terhadap Muhammadiyah. Sebelum menjadi Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah, ia melewati proses yang cukup panjang.

“Kami berkomitmen ke depan akan terus memajukan organisasi Muhammadiyah,” katanya, Kamis (27/5/2021)

Ia mengaku, kuatnya tekad tersebut sebab teringat pesan KH Ahmad Dahlan. Dia juga berdoa agar agar Muhammadiyah tetap maju dan bisa memberikan manfaat bagi umat manusia sepanjang sejarah dan zaman

“Kami juga berjuang untuk jalan menuju ridha Allah,” ucapnya.

Diketahui, Muhammadiyah didirikan di Kampung Kauman Yogyakarta, pada 8 Dzulhijjah 1330 H atau 18 November 1912 oleh Muhammad Darwis yang kemudian dikenal sebagai Kyai Haji Ahmad Dahlan.

Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumenep tersebut menambahkan, kunci sukses dalam menghidupkan organisasi ada pada hati yang jernih. Kepercayaan juga terpancar dengan hati yang dapat memuliakan orang lain.

Di tengah kesibukannya mampu menggerakkan masyarakat, ia aktif membagikan sembako dan  mengaji dalam setiap hari.

“yang penting kami bermanfaat pada orang lain,” ucapnya.

“Dalam setiap minggu saya gerakkan masyarakat untuk hidup bersosial,” tukasnya.

Menurut Pria kelahiran Sumenep 05 Oktober 1988 itu, satu hal yang bisa membuat hati lebih tenang yaitu meyakini bahwa yang menjaga hatinya kelak akan mendapat yang terbaik. Bahkan, di dunia juga dapat pengikut orang banyak. ”

Intinya jaga hati serta tanggung jawab besar pasti dipercaya oleh sesama,” ucap pria yang pernah aktif di Himpunan Mahasiswa Islam itu.

Atas tanggung jawabnya, ia juga dipercaya sebagai Ketua Cabang IMM Sumenep 2011-2012, dan hingga saat ini menjadi Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumenep.

“Intinya untuk menjadi orang yang disenangi banyak orang adalah menjaga hati serta tidak meremehkan orang lain,” pungkasnya. (imd/maf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *