Pemberangkatan CJH Tunggu Perintah Resmi

  • Whatsapp

KABAR SUMENEP | Nasib calon jemaah haji (CJH) di Sumenep masih belum ada kejelasan. Sampai saat ini belum ada kepastian terkait  pemberangkatan. Pihak Kementerian Agama (Kemenag) setempat belum bisa berbuat banyak mengingat tahun ini belum ada pengumuman resmi secara terkait pemberangkatan CJH ke Tanah Suci Mekah.

Kasi Haji dan Umroh Kemenag Sumenep Innani Mukarromah mengakui, saat ini CJH Sumenep nasibnya masih belum diketahui. Secara formalitas masih belum ada rekomendasi dari Pemerintah Arab Saudi. Artinya jika belum ada surat resmi pihaknya tidak berani memberikan kepastian.

Bacaan Lainnya

“Sejauh ini belum ada perintah resmi dari pemerintah di sana, ya kami tidak bisa memastikan juga,” kata dia.

Dia menjelaskan, pada tahun 2020 tahap I yang melunasi pembayaran ada 590 CJH, dan tahap ke II 39 CJH. Kendati sudah ada pelunasan tentu tetap menunggu keputusan resmi dari pihak Kemenag pusat.

“Dan itu yang akan diprioritaskan berangkat tahun ini, kalau sudah diizinkan,” ujarnya.

Dia menambahkan, setoran awal bagi para CJH senilai Rp25 juta dan untuk pelunasannya bisa menyusul tergantung para CJH mau melunasi kapan. Tetapi, jika tidak melunasi, akan menghambat terhadap pemberangkatan.

Hamdani (53) CJH asal Kecamatan Pragaan mengatakan, ditundanya pemberangkatan yang pertama tidak menjadi masalah, namun jika melihat aktivitas masyarakat sudah normal, termasuk pekerja migran Indonesia (PMI) dibolehkan pulang maka besar harapan agar ada rekomendasi CJH bisa berangkat tahun ini.

“Bukan persoalan keuangan sebenarnya, yang penting saya berangkat, dan semoga tahun ini tidak gagal lagi,” paparnya. (ara/mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *