BPPKAD Pertimbangkan Naikkan Target PBB

  • Whatsapp
Meski tidak produktif masyarakat tetap diwajibkan bayar pajak. (Foto: Moh. Razin)

KABAR SUMENEP | Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sumenep pesimis untuk memenuhi target dari pajak bumi dan bangunan (PBB). Meski tahun ini target hanya Rp5 miliar. Namun setoran dimungkinkan tidak mencapai target karena banyak faktor dan kendala di lapangan.

Kepala Bidang (Kabid) Penagihan BPPKAD Suhermanto menyebutkan, pendapatan khusus pajak PBB meski semakin meningkat tidak membuat pihaknya optimistis mencapai target. Meski semakin hari kesadaran masyarakat juga kian membaik, namun dari hasil evaluasi sampai saat ini masih 6,87 persen.

Bacaan Lainnya

Selama ini kan yang dipahami masyarakat itu adalah pajak motor, karena kalau pajaknya telat atau lambat bisa ditilang. Sementara pajak bumi tidak seperti itu, makanya ini dapat disiasati dengan beberapa cara.

Namun, lanjut dia, pihaknya menerapkan sistem pelayanan otomatis, bagi masyarakat yang melakukan proses pengurusan sertifikat tanah, maka secara otomatis langsung harus melunaskan PBB. Termasuk seluruh PNS yang akan naik pangkat juga akan diterapkan melunasi seluruh PBB.

“Ya sebagai tambahan upah lah nanti untuk kepala dusun, itu yang akan kami lakukan, karena tidak mungkin menjemput dengan mobil layanan, nanti bisa lebih banyak biayanya. Terutama di kepulauan itu,” imbuhnya.

Pihaknya juga akan terus memantau perkembangan PPB melalui berbagai macam cara, misalnya sikap aktif berkoordinasi dengan para pimpinan desa dan aparatur camat, sehingga puncaknya dalam waktu yang singkat pendapatan PBB bisa sesuai target yang ditetapkan.

Termasuk akan bekerja sama dengan tokopedia, alfamart, dan sementara untuk pembayaran PBB melalui bank Jatim sudah berjalan.

Dia menyebutkan, capaian tahun ini Rp107.768.327 atau 6,87 persen. Sehingga dari hasil evaluasi itu, maka nanti akan dilakukan evaluasi ulang.

“Jika nanti tidak memungkinkan tercapai maka akan dilakukan penurunan target,” tukasnya. (ara/mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *