RSU Sumekar Belum Bisa Layani Pasien Covid-19

  • Whatsapp
Tidak cepat terkabulnya pelayananan pasien covid-19 di RSU Sumekar dimungkinkan karena Covid-19 di Kota Keris mulai reda. (Foto: Imam Mahdi)

KABAR SUMENEP | Rencana Rumah Sakit Umum (RSU) Sumekar untuk melayani pasien Covid-19 terancam gagal. Sebab, pengajuan izin yang sudah hampir 5 bulan tidak ada respon dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim).

Ketua Yayasan Asri Husada Sumenep yang menaungi RSU Sumekar Ach. Novel menuturkan, pelayanan pasien Covid-19 di RSU Sumekar jauh dari harapan. Hingga saat ini izin belum turun.

Bacaan Lainnya

“Berarti tidak diizinkan, hingga saat ini belum jelas. Padahal, sudah berbulan-bulan,” katanya, Kamis (3/6/2021).

Menurutnya, meski belum ada jawaban pasti, Novel meyakini pelaksanaan mengarah kepada gagal. Ditambah saat ini penyebaran Covid-19 sudah mulai menurun. Sehingga, untuk mendapatkan izin pelayanan pasien Covid-19 semakin tipis.

“Bisa saja gagal, bisa saja berlanjut. Tetapi menurut saya sudah terlalu lama menunggu berbulan-bulan sudah mas,” ucapnya.

Dikatakannya, semua persyaratan sudah lengkap, termasuk ruang isolasi dan pembuangan limbah yang menjadi faktor utama proses izin ditolak, saat ini sudah dilakukan perbaikan. Namun, tetap saja izin tidak turun.

“Seumpamanya gagal tidak apa-apa. Tetapi diharapkan terealisasi,” jelasnya.

Diketahui, pelayanan pasien covid-19 awalnya diprediksi awal Februari pembukaan pelayanan Covid-19. Namun  hingga saat ini tidak terwujud.

“Kami mengusahakan beberapa kali. Bahkan, pada Dinas Kesehatan Sumenep sudah dilakukan koordinasikan,” paparnya.

Dia menambahkan, kesiapan RSU Sumekar sudah terukur. Diantaranya, tempat tidur sebanyak 21. Rinciannya, untuk very important person (VIP) sebanyak 3 tempat tidur, kelas I sebanyak 2, kelas II sebanyak 4, dan lainnya sebanyak 12.

Instansinya sudah membuka pendaftaran, dan sudah melaksanakan tes untuk tenaga kesehatan (nakes) yang akan melayani pasien Covid-19. Setidaknya ada 6 hingga 7 nakes,

“Karena sudah reda, mungkin itu yang menjadi alasan harus gagal di tahun ini,” ucap dia. (imd/mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *