DPMD Target Minimal 2 Desa Masuk Kategori Mandiri

  • Whatsapp
Sejumlah aparatur desa saat lagi beraktivitas dalam melayani masyarakat di balai desa. (Foto: Moh. Razin)

KABAR SUMENEP | Untuk meningkatkan status desa lebih mandiri dalam pengelolaanya. Kendati hanya satu desa yang telah ditetapkan menjadi desa mandiri. Dinas Pemberdayan Masyarakat Desa (DPMD) Sumenep menargetkan tahun ini ada dua desa yang masuk kategori desa mandiri.

Kepala DPMD Sumenep M Ramli menyampaikan, untuk saat ini dari 330 desa masih hanya satu desa yang statusnya mandiri, yakni Desa Lobuk. Sementara rata-rata di Kota Keris ini hanya didominasi oleh desa berkembang saja.

Bacaan Lainnya

“Kami tidak muluk-muluk, tiap tahunnya ada dua desa yang masuk kategori maju, karena mencapainya tidak mudah,” katanya.

Sementara satu desa yang dimaksud Ramli, yang berpotensi mandiri adalah Desa Pakandangan Sangra di Kecamatan Bluto. Desa tersebut dengan model inovasi produksinya memaksimalkan fungsi daun kelor dengan beragam bentuk dan kemasan.

“Tentunya dengan promosi tersebut bukan hanya berfungsi sebagai pengenalan saja, tetapi agar menjadi inspirasi bagi desa-desa yang lain khususnya di Sumenep, karena pada dasarnya sangat banyak potensi-potensi desa yang belum tergali,” imbuhnya.

Dia menyebutkan, sejak tahun 2019 desa mandiri tidak ada, desa maju 19, desa berkembang 211, desa tertinggal 100, desa sangat tertinggal tidak ada.

Sementara tahun 2020, desa mandiri tidak ada, desa maju 48, desa berkembang 282, desa tertinggal tidak ada, desa sangat tertinggal juga tidak ada.

Untuk selanjutnya, pada tahun 2021 desa mandiri 1, desa maju 54, desa berkembang 275, desa tertinggal tidak ada, desa sangat tertinggal juga tidak ada. (ara/mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *