Lansia di Zona Kuning Wajib Divaksin

  • Whatsapp
Pencekatan di pintu masuk perbatasan mulai dimaksimalkan kembali. (Foto: Moh. Razin)

KABAR SUMENEP | Sebagai upaya pengendalian wabah Covid-19, tim bersatu lawan Covid-19 (BLC) memberikan level zona kuning pada setiap kecamatan di Sumenep. Sehingga masyarakat diharapkan tetap waspada dengan adanya zonasi tersebut.

Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep Agus Mulyono menjelaskan, minimal ada empat upaya yang harus selalu menempel bersama masyarakat, di antaranya tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes), tracing dan rapid tes, penutup atau memperketat akses masuk melalui perbatasan (penyekatan).

Bacaan Lainnya

“Zona kuning itu masyarakat tentunya lebih hati-hati, itu berdasarkan data BLC di pusat yang berubah setiap minggu, sementara ada publikasi dari daerah itu setiap hari,” kata Agus. Senin (7/6/2021).

Selain itu yang menjadi titik tekan sebagai upaya pencegahan Covid-19. Pihaknya meminta masyarakat harus melakukan vaksinasi, terutama pejabat publik dan lansia. Sebab ketersediaan vaksin di kabupaten paling timur Pulau Madura ini sudah terjamin.

“Itu yang menjadi antisipasi agar tidak seperti kabupaten lain. Kami coba memperketat dalam penyekatan,” imbuhnya.

Data terbaru penyebaran Covid-19 di Sumenep 33 suspek, 1765 terkonfirmasi, 1694 sembuh, dan 108 meninggal. Hal itu bisa menjadi acuan dan saat ini semua kecamatan masuk zona kuning. (ara/mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *