Guna Cetak Pesepakbola Andal, Askab PSSI Butuh Pelatih Profesional

  • Whatsapp
PSSI tekan pelatih klub harus jelas untuk meningkatkan sepak bola di Sumenep. (Foto: Moh. Razin)

KABAR SUMENEP | Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumenep, berencana memberikan legalisasi terhadap pelatih. Rencana tersebut menggunakan sistem rekomendasikan oleh sejumlah klub sepakbola, baik senior maupun junior.

Ketua Askab PSSI Sumenep Khairul Anwar menjelaskan, guna mencetak bibit unggul pesepakbola di ujung timur Pulau Madura ini, menjadi evaluasi khusus untuk meningkatkan profesionalitas pelatih.

Bacaan Lainnya

Terutama dalam mencetak tim bermental profesional dengan menjunjung sportivitas, artinya ketika ada pelanggaran yang ditetapkan oleh wasit tidak langsung melakukan protes berlebihan.

Termasuk, lanjut Khairul, yang akan membimbing skill, penguatan fisik, dan yang lainnya agar memenuhi standar. Minimal sudah mempunyai sertifikat meskipun level rendah terlebih dahulu.

“Paling Agustus ini sudah terlaksana pelatihannya, di Sumenep masih sangat minim ada pelatih yang lisensinya sudah jelas,” katanya, Rabu (9/6/2021).

Upaya fasilitas pelatih yang serius sebagaimana disampaikan oleh Khairul, karena memang di Kota Keris sendiri saat ini masih mempunyai 10 pelatih lisensi C, yang sudah namanya tercantum di sertifikat sebagai pembuktian bahwa sudah berlisensi secara nasional.

Sementara kebutuhan pelatih tidak sebanding dengan jumlah klub yang sudah terbentuk, yakni  dari masing-masing tingkatan kompetisi yaitu hanya 18.75 persen. Sehingga pihak Askab akan mengupayakan untuk dilaksanakan di Sumenep sendiri pembinaan guna meningkatkan kemampuan pelatih.

“Di Sumenep 32 klub yang sudah terbentuk dan menyatakan siap untuk berlaga di kompetisi internal, idealnya satu klub satu pelatih,” pungkasnya. (ara/mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *