Angka Kasus Covid-19 Melonjak, Bus AKAP Kembali Dikandangkan

  • Whatsapp
Bus terlihat tidak beroperasi di terminal Tipe A Area Wiraraja Sumenep. (Foto: Imam Mahdi)

KABAR SUMENEP | Akibat penyekatan dan tes Covid-19 di akses Jembatan Suramadu pasca-peningkatan kasus baru di Bangkalan, berimbas pada jasa kendaraan transportasi bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP). Penyekatan tersebut membuat penumpang dari terminal Tipe A Area Wiraraja Sumenep mulai sedikit. Bahkan, sejumlah bus dikandangkan.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Area Wiraraja Sumenep Handoko Imam Hanafi mengatakan, penumpang mulai dua hari yang lalu merosot 20-30 persen. Jika sebelumnya, dalam setiap harinya bisa 100 penumpang.

Bacaan Lainnya

”Saat ini antara 70-80 dalam setiap harinya,” katanya, Minggu (13/6/2021).

Dikatakannya, kondisi tersebut membuat sejumlah perusahaan trasnportasi mengeluh. Sebab, sejumlah bus tidak berangkat. Untuk setiap harinya, dari jumlah 20 bus AKAP yang beroperasi hanya 15 bus. Untuk bus AKDP dari 90 bus hanya sebanyak 30 bus yang beroperasi. Rata rata penumpang saat ini dipenuhi dari daerah kepulauan dengan beralasan akan hendak melangsungkan perjalanan ke Jakarta untuk bekerja.

“Imbas varian baru di Bangkalan sangat berdampak,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep Agustiono Sulasno melalui Kepala Bidang (Kabid) angkutan dan Sarana, Moh. Toyyib menuturkan, akibat sedikitnya penumpang pada angkutan umum berdampak pada jumlah kendaraan yang masuk ke terminal. Sejumlah jasa transportasi mengeluh, bahkan ada yang sebagian yang dikandangkan.

“Kami berharap, covid-19 segera tuntas,” pungkasnya. (imd/mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *