Tahun Ini, Pemkab Kembali Tidak Peroleh Bantuan Usaha Ekonomi Produktif

  • Whatsapp
Sumenep kembali tidak mendapatkan program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) tahun ini. (Foto: Imam Mahdi)

KABAR SUMENEP | Pemkab Sumenep kembali absen mendapatkan program bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dari Kementrian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) tahun ini.

Kepala Dinsos Sumenep Mohamad Iksan mengatakan, tahun ini program UEP tidak masuk pada Pemkab Sumenep. Ia menyampaikan, setiap tahun Dinsos Sumenep mengirimkan proposal kelompok usaha bersama (Kube), namun belum ada kabarnya.

Bacaan Lainnya

“Iya tahun 2020 hingga 2021 kabupaten Sumenep tidak mendapatkan alokasi. Sebab, Itu anggaran dari Kemensos, yang tahu alasanya ya Kemensos Mas,” katanya, Senin (14/6/2021)

Menurutnya, program tersebut tidak menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Dimungkinkan dicari daerah yang penduduknya sangat miskin. Meski demikian, tahun depannya pihaknya mengaku akan mengusahakannya lagi.

“Kami tiada henti melakukan dan mengajukan program itu,” ucapnya.

Menurutnya, jika berkaca pada tahun 2019, semua kelompok usaha yang mendapatkan bantuan, dibina sesuai sahanya. Sehingga, tak satupun usaha yang melakukan penyelewengan anggaran.

Diketahui, bentuk usaha yang dimaksud yakni, usaha bengkel, rujak, kue, kripik singkong, keripik pisang, kerupuk, dan usaha produktif lainnya.

“Tahun 2022 insya Allah Sumenep mendapatkan jatah UEP,” ujarnya.

Dijelaskan, program tersebut bukan tanpa dasar. Namun, mengacu pada Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 2 Tahun 2019 tentang Bantuan Sosial Usaha Ekonomi Produktif kepada Kelompok Usaha Bersama untuk Penanganan Fakir Miskin yang wajib diprogramkan dalam setiap tahunnya.

“Program tersebut sifatnya nasional. Artinya semua kabupaten/kota bisa mendapatkan program itu. Sayangnya, Sumenep tidak dapat jatah lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep Moh. Zaini mengatakan, saat ini memang tidak ada anggaran untuk program UEP. Tetapi, pihaknya mengaku akan tetap memperjuangkan. (imd/maf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *