Bupati Masifkan Vaksinasi dan Perketat Penyekatan

  • Whatsapp
Bupati Sumenep Achmad Fauzi turun langsung melihat proses vaksinasi massal. (Foto: Moh. Razin)

KABAR SUMENEP | Demi melindungi masyarakatnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mempercepat proses vaksinasi. Pemkab Sumenep semakin menyeriusi antisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Keris ini.

Dalam memastikan proses percepatan vaksinasi itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi tidak segan langsung memantau langsung prosesnya. Sepanjang hari Rabu (16/6/2021),  dia memantau langsung kegiatan vaksinasi massal itu di tiga lokasi.

Bacaan Lainnya

Vaksinasi itu dilakukan secara bergilir di setiap kecamatan. Dimulai pada hari ini, Rabu (16/6/2021), vaksinasi dipusatkan di tiga kecamatan, antara lain Kecamatan Kota, Kecamatan Batuan dan Kecamatan Saronggi.

“Rencananya seribu warga per hari, kalau tiga kecamatan berarti 3 ribu, tapi tadi pagi ada perintah baru, yakni 5 ribu per hari, dan teknisnya akan dimulai besok kalau itu,” kata Fauzi, Rabu (16/6/2021).

Per titik atau per kecamatan ditargetkan terdapat seribu warga yang divaksin. Dengan target 5 ribu per hari, akan dilaksanakan 5 kecamatan setiap harinya.

Upaya lain yang dilalukan pemkab Sumenep, juga kembali memperketat perlintasan di akses masuk kabupaten bermaskot Kuda Terbang ini.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu juga memantau langsung tempat pencekatan di pintu masuk melalui akses jalur selatan, yakni Kecamatan Pragaan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk filter terhadap masyarakat yang akan datang ke Sumenep ini.

“Tadi malam saja kami menjemput dari Bangkalan, dua orang terkonfirmasi, kami langsung rawat di sini. Maka dari itu pintu masuk kembali diperketat, akan dilakukan rapid tes juga di sana,” lanjut Fauzi.

Memasifkan vaksinasi itu, juga untuk memberikan perlindungan penuh kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Selain itu, tegas politisi PDI Perjuangan tersebut, upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang dilakukan Pemkab Sumenep adalah dengan memperkatat penjagaan pos atau penyekatan di setiap titk perbatasan dan pelabuhan, termasuk pos pencegatan di setiap perbatasan dan pelabuhan akan dimasifkan.

“Ketika pulang dari bepergian, kami akan lakukan swab. Dan di pos-pos penjagaan akan kami perketat mulai malam ini. Karena di Madura, khususnya Bangkalan, masih sangat tinggi kasus Covidnya. Semua ini pemkab lakukan demi masyarakat. Agar penyebarannya bisa kita tahan,” pungkasnya. (ara/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *