Pengerjaan Jalan Jalur Bluto-Moncek Mandek

  • Whatsapp
Peningkatan Jalan Bluto-Moncek masih ada beberapa kendala yang harus dicarikan solusi. (Foto: Imam Mahdi)

KABAR SUMENEP | Pengerjaan proyek peningkatan Jalan Kecamatan Bluto hingga Desa Moncek Timur, Kecamatan Lenteng (Bluto-Moncek) terpaksa dihentikan. Hal itu dikarenakan alat berat asphalt finisher yang biasa digunakan dalam pengerjaan tersebut mengalami kerusakan.

Kepala bidang (Kabid) Teknik Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sumenep Agus Adi Hidayat mengatakan, ada sejumlah kendala saat proses pengerjaan peningkatan Jalan Bluto-Moncek, yakni selain asphalt finisher rusak juga banyaknya pengendara yang melintas di jalan itu.

Bacaan Lainnya

“Pengerjaan sudah 40 persen,” katanya, Rabu (16/5/2021).

Agus menjelaskan, proyek  peningkatan Jalan Bluto-Moncek panjangnya 3 kilo meter dan lebar 3,5 meter. Sementara untuk anggarannya senilai Rp3.203.200.000.

”Pengerjaan dimulai 25 Mei dan ditargetkan selesai 21 September, jika tidak selesai akan didenda atau diputus kontrak,” jelasnya.

Agus menambahkan, rusaknya alat berat asphalt finisher menjadi tanggung jawab rekanan. Semua kebutuhan teknis dipasrahkan kepada pihak rekanan. Sehingga pihaknya tidak akan tinggal diam apabila pengerjaan tersebut melewati batas waktu yang ditentukan.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Sumenep M. Ramzi mengatakan, semua pengerjaan proyek fisik wajib dilakukan evaluasi. Dengan demikian ketika ada temuan bisa langsung ditindaklanjuti secara serius.

”Pengerjaan wajib tepat cepat dan kualitasnya juga perlu diperhatikan, dan paling penting jangan sampai melebihi batas waktu yang sudah ditentukan,” pungkasnya. (imd/mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *