Pengamanan Pilkades Libatkan 18 Polres

  • Whatsapp
Saat tim keamanan bertugas di depan gedung Islamic Center Sumenep untuk memastikan tes berlangsung aman. (Foto: Moh. Razin)

KABAR SUMENEP | Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak, sejumlah pengamanan mulai dipersiapkan. Bahkan sudah memetakan titik rawan dalam pelaksanaan pemilihan pimpinan tertinggi di desa itu. Sedikitnya ada 8 titik yang diklaim rawan konflik, sehingga hal itu membuat Polisi Resor (Polres) Sumenep mengantisipasi dengan melibatkan pasukan yang dihadirkan dari 18 polres di Jawa Timur.

Kepala Satuan Intel Keamanan (Kasat Intelkam) Polres Sumenep IPTU Rochim Soenyoto mengatakan, jika 8 titik rawan itu menjadi prioritas dalam pengamanan. Sejumlah antisipasi pengamanan sudah dipersiapkan.

Bacaan Lainnya

“Kami istilahkan zona merah untuk kategori paling rawan, kuning lebih ringan, sangat ringan hijau. Tetapi kami menganggap semua rawan serius, jadi harus diwaspadai semua,” katanya, Senin (17/6/2021).

Dia menyebutkan daerah potensi rawan konflik di antaranya di Kecamatan Arjasa, Sapeken, Masalembu, Pragaan, Guluk-Guluk, Lenteng, Saronggi, Talango, dan Bluto.

Demi mengantisipasi itu ada 2.445 personel kepolisian yang dilibatkan, mereka terdiri dari 17 kabupaten atau Polres se Jatim dan 1 Polda Jatim. Hal itu untuk pengamanan pelaksanaan pilkades serentak di Sumenep yang rencananya dilaksanakan pada 8 Juli 2021 mendatang.

Petugas keamanan, lanjut IPTU Rochim, lebih difokuskan kepada penjagaan di tempat pemungutan suara (TPS). Selebihnya akan ditempatkan di beberapa lokasi yang membutuhkan penjagaan dan pengamanan.

“Itu hanya sekadar dari personel kepolisian saja, kalau TNI dan yang lain masih belum terdata,” pungkasnya. (ara/mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *