Pemulangan Jenazah PMI Ilegal Bukan Tanggungan Disnakertrans

  • Whatsapp
Tanpa bantuan dana pemerintah, PMI asal Ketawang Pareban Kecamatan Ganding dipulangkan karena meninggal di Malaysian. (Foto: Imam Mahdi)

KABAR SUMENEP | Satu lagi pekerja migran Indonesia (PMI) asal Sumenep meninggal dunia di luar negeri, tepatnya di Malaysia. Saat ini dalam proses pemulangan jenazah. Sementara dalam pemulangan tersebut tidak ditangani pemerintah daerah. Sebab, status PMI tersebut diketahui ilegal.

Kepala Bidang (Kabid) Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi (Disnakertrans) Sumenep Moh. Zaini mengatakan, PMI tersebut statusnya ilegal, sehingga pihaknya tidak bisa mengajukan bantuan maupun dalam penanganan pemulangan jenazah.

Bacaan Lainnya

“Sejak tahun 2021 ini PMI yang meninggal sudah mencapai 6 orang,” katanya, Senin (21/6/2021).

Menurutnya, PMI yang statusnya ilegal tidak akan dibantu oleh pemerintah. Hanya saja, dilakukan pendataan di Disnakertrans. Sesuai hasil konfirmasi PMI yang baru meninggal itu berasal dari Desa Ketawang Parebaan, Kecamatan Ganding.

”Namanya Isofiya, keterangannya penyakit hipertensi. Pembiayaan pemulangan jenazah ditanggung juragannya,” ucapnya.

Sementara itu, Kasi Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Sumenep Chairul Saleh mengutarakan, total PMI ilegal yang pulang sejak tahun 2021 ada 571, jumlah tersebut termasuk yang meninggal, habis masa kontrak, cuti maupun pulang kemauan sendiri atau karena meninggal.

“Semuanya, pekerja yang ilegal tanpa ada surat resmi,” pungkasnya. (imd/mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *