Dana Covid-19 Terserap 40 Persen

  • Whatsapp
Penggunaan dana Covid-19 masih belum terserap seratus persen. (Foto: Imam Mahdi)

KABAR SUMENEP | Dana Covid-19 tahun 2021 di Sumenep masih terserap 40 persen. Tercatat dari anggaran sebesar Rp90 miliar saat ini sekitar 30 miliar yang sudah digunakan.

Sementara realisasi anggaran Covid-19 digunakan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep  serta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh. Anwar (MA) Sumenep.

Bacaan Lainnya

Kepala Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sumenep Rudi Yuyianto melalui Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Anggaran Ach. Gazali Putra menyampaikan, anggaran Covid-19 pada insentif di Dinkes dikhususkan untuk dokter spesialis, dokter umum dan dokter gigi, bidan dan perawat, dan tenaga kesehatan lainnya.

Diketahui, anggaran Covid-19 tahun 2021 senilai Rp90.000.000.000. Anggaran tersebut bersumber dari belanja tidak terduga (BTT) senilai Rp36.966.056.309 dan dari sistem informasi pembangunan daerah (SIPD) senilai Rp53.033.943.691.

“Dana Covid-19 ada yang belum terserap, bertahap dilakukan, disesuaikan dengan kebutuhan yang ada,” ucap dia.

Dia mencontohkan, salah satu dana Covid-19 yang belum terserap misalnya, senilai Rp1.300.620 untuk dukungan pada kelurahan untuk penanganan Covid-19, senilai Rp677.471.632 untuk pemulihan ekonomi nasional di Diskop dan UKM, senilai Rp660.800 untuk pelaksanaan operasi pasar khusus yang terdampak Covid-19 serta lainnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berupaya terus meningkatkan anggaran yang ada, jika tidak mencukupi, akan melakukan penambahan melalui perubahan anggaran kegiatan (PAK).

“Mengingat persebaran Covid-19 semakin hebat, maka perlu antisipasi-antisipasi, yang perlu anggaran yang memadai,” pungkasnya.

Diketahui, Dana Covid-19 disediakan 2 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) senilai Rp1.117.673.305.000 (1,1 T), sehingga menjadi Rp90.000.000.000 dari BTT dan SIPD. (imd/mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *