Pamsimas, Jatah Setiap Desa Rp245 Juta

  • Whatsapp
Diharapkan pekerjaan segera selesai dan masyarakat menikmati manfaatnya. (Foto: Moh. Razin)

KABAR SUMENEP | Usulan desa sasaran pasca hibah insentif desa (HID) program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (pamsimas) di Sumenep ada 16 paket. Namun, program  yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini masih terlelang 12 paket.

Kepala Bidang (Kabid) Perumahan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKP dan CK) Sumenep Benny Irawan mengatakan, salah satu faktor lambatnya pengerjaan program sanitasi karena dikuras waktu dengan sosialisasi dengan masyarakat. Apalagi  dari 16 paket pihaknya sifatnya hanya sebagai tim teknis, jadi sepenuhnya kebijakan dari pusat.

“Ya, selain dari APBD kita bakal realisasi dari APBN, sudah masuk proses lelang, tetapi masih 12 desa, kan ada 16 kan,” katanya.

Menurutnya, program tersebut untuk menjamin kebersihan lingkungan. Sehingga terwujud suatu kondisi yang sesuai dengan persyaratan kesehatan.

Beny menambahkan, anggaran yang akan digelontorkan senilai Rp3,9 miliar, nantinya kegiatan itu akan tersebar di 16 desa, di antaranya untuk tematik dan penanganan stunting. Artinya masing-masing desa dianggarkan Rp245 juta.

“Kami sudah mengusahakan semaksimal mungkin. Namun, lagi-lagi kami sebagai tim teknis kami usahakan bulan ini sudah ada yang dikerjakan,” imbuh dia.

Dia menyebutkan, untuk program pamsimas di antaranya diberikan di Desa Aeng Panas, Desa Banuaju Timur, Desa Batuputih Daya, Desa Jenangger, Desa Longos, Desa Lebeng Barat, Desa Pakondang dan yang lainnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi lll DPRD Sumenep M Ramzi sudah mewarning sejak awal, agar program Pamsimas segera direalisasikan. Pihaknya tidak ingin pekerjaan lambat karena hal itu berdampak pada hasil.

“Atau jangan sampai ada temuan nanti, maka kami mewanti-wanti sejak awal yang paket pekerjaannya banyak segera dilakukan tahapannya, lelang dan sebagainya, jangan sampai ada pekerjaan yang tidak selesai nanti,” paparnya. (ara/mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *