PTM Tahun Ajaran Baru Terpaksa Digagalkan

  • Whatsapp
Penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) yang semula direncanakan pada 12 Juli 2021 kini gagal terlaksana. (Foto: Ist)

KABAR SUMENEP | Penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah menengah atas (SMA) sederajat  yang direncanakan pada tahun ajaran baru gagal terealisasi. Semua aktivitas sekolah wajib dilakukan secara dalam jaringan (daring).

Kepala Cabdin Pendidikan (Kacabdindik) Jawa Timur Wilayah Sumenep Syamsul Arifin mengatakan, penerapan pembelajaran secara daring dikarenakan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Selain itu, berdasarkan surat edaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Bacaan Lainnya

“Awalnya akan diberlakukan PTM pada 12 Juli 2021. Namun, karena ada SE baru, maka gagal,” katanya , Senin (12/7/2021)

Aturan tersebut juga berdasarkan SE Gubernur Nomor 420/14430/101.1/2021) tentang Pembelajaran pada masa PPKM Darurat. Sehingga, larangan PTM tersebut dilanjutkan SE Cabdin Sumenep Nomor 900/614/101.6.31/2021 yang ditujukan pada kepala SMK/SMA/PK-PLK swasta dan negeri.

“Aturan ini sampai masa PPKM darurat berakhir,” ucapnya.

Menurutnya, aturan penyelenggaraan pembelajaran di masa Covid-19 juga masih berdasarkan Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri. Yakni, dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan mengutamakan kesehatan dan keselamatan semua insan pendidikan dan keluarganya.

“Saat ini perlu lebih waspada atas Covid-19. Sebab, semakin melonjak,” tandasnya.

Dikatakan, ketentuan itu berlaku hanya bagi daerah yang menerapkan PPKM darurat. Sementara pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yakni di Jawa dan Bali.

“Kami akan terus mengkoordinasikan kepada sekolah-sekolah untuk segera mempersiapkan dalam menghadapi pembelajaran daring ini,” pungkasnya.

Diketahui ada sebanyak 151 sekolah tingkat SMA/SMK sederajat. Rinciannya, SMAN sebanyak 12, SMA swasta sebanyak 71, SMKN sebanyak 3, serta SMK swasta ada 60 sekolah dan PKPLK negeri ada 1, dan PKPLK swasta ada 3 sekolah. (imd/mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *