Semua RTH Bakal Dialihkan ke DLH

  • Whatsapp
Pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH) akan dialihkan pada DLH. (Foto: Imam Mahdi)

KABAR SUMENEP | Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta karya(DPRKP dan CK) bakal mengalihkan ruang terbuka hijau (RTH) kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep. Pengalihan itu agar pengelolaanya satu pintu serta lebih terakomodir.

Kepala DPRKP dan CK Sumenep Mohammad Jakfar melalui Kepala Bidang (Kabid) Penataan Ruang Indra Wahyudi mengatakan, jumlah RTH yang dikelola instansinya sebanyak 22 lokasi. Salah satunya di Taman Tajamara.

Bacaan Lainnya

“Semua pengelolaan nantinya bakal dialihkan pada DLH,” katanya, Kamis (15/7/2021).

Menurutnya, dengan dialihkan pada DLH. Semua anggaran, termasuk gaji tim satgas petugas menyapu, penyiraman bunga dan lainnya akan dianggarkan oleh DLH. Untuk saat ini masih dinasnya yang memberikan gaji, yakni enilai Rp850 ribu setiap bulan.

“Sebanyak 35 orang petugas kebersihan di RTH,” ujarnya.

Dikatakan Indra, pengalihan tersebut masih dilakukan pengumpulan dokumen. Sehingga nanti semua kebijakan mutlak akan ada pada DLH.

“Agar satu pintu mas pengelolaannya, seperti di taman bunga yang saat ini dikelola DLH,” paparnya.

RTH berfungsi sebagai taman yang hanya untuk keindahan kota. Serta dapat membuat sejuk dan tempat berteduh masyarakat.

“Saat ini untuk dana perawatan sekitar Rp300 juta,” ucap pria yang akrab disapa indra itu.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Sumenep M. Ramzi menegaskan, pengelolaan RTH wajib maksimal. Meskipun dialihkan pada DLH, RTH wajib dirawat. Sebab, RTH merupakan aset yang perlu perawatan khusus.

“Dikelola pada OPD apa saja, intinya RTH tetap bersih dan dapat dirawat dengan baik,”pungkasnya. (imd/mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *