Pelaksanaan Protkes Idul Adha Diawasi 735 Personel Gabungan

  • Whatsapp
Pelaksanaan salat Idul Adha serta qurban akan dilakukan penertiban secara ketat untuk pencegahan persebaran Covid-19. (Foto: Imam Mahdi)

KABAR SUMENEP | Dalam menegakkan protokol kesehatan (protkes), pelaksanaan salat Idul Adha serta pelaksanaan kurban di masjid akan dijaga ketat aparat keamanan.

Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti Sutioningtyas mengatakan, tidak mungkin mencegah masyarakat salat berjamaah, termasuk meramaikan kegiatan kurban, sehingga pihaknya menerjunkan 735 personel untuk menertibkan dan antisipasi pelaksanaan salat tidak sesuai protkes.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah siapkan penertiban bagi yang hendak salat di masjid. Untuk daerah kecamatan atau polsek sudah dipasrahkan ada polsek masing-masing kecamatan,” katanya, Minggu (18/7/2021)

Menurutnya, hari terakhir pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat pada 20 Juli 2021 sangat berhati-hati. Tujuannya, agar program yang dijalankan sejak 3 hingga 20 Juli 2021 mendatang tersebut tidak sia-sia.

Komandan Kodim 0827/Sumenep Letkol Inf Nur Cholis juga menegaskan, semua masyarakat termasuk takmir masjid sudah diberi arahan agar menghindari aktivitas berkerumun, serta menomorsatukan penerapan protkes untuk meminimalisir sebaran Covid-19.

“Di masjid, serta di jalanan akan kami pantau dan akan dilakukan penertiban, utamanya pada hari raya Idul Adha,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep Purwo Edi Prasetia menegaskan, sebanyak 200 pasukan akan dikerahkan untuk membantu pengawasan protkes pada hari raya Idul Adha yang jatuh pada 20 Juli 2021 ini.

Pasukan tersebut akan menyebar di jalanan, termasuk di daerah perkotaan, serta sebagian akan ditempatkan di daerah pelosok desa.

“Kami hanya membantu pihak kepolisian serta TNI, selain itu, karena sebagai tugas penegak perda,” ucap dia.

Sedangkan Ketua Takmir Masjid Jamik Sumenep Husen Satriawan mengatakan, pada pelaksnaan Idul Adha, Masjid Jamik Sumenep akan terbuka untuk seluruh umat muslim. Meski demikian, protkes tetap dijalankan. Semua jama’ah yang hadir akan dicegat di pintu masuk masjid untuk diberi masker.

“Petugas yang disiapkan sebanyak 15 orang, termasuk 10 orang dari takmir masjid,” ucap pria yang akrab disapa Husen itu.

Dia juga telah mendiskusikan tentang penerapan protkes pelaksanaan ibadah Idul Adha dengan seluruh takmir masjid se-Sumenep, termasuk menyampaikan imbauan secara online.

“Semoga pada hari raya Idul Adha tanpa ada yang melanggar protkes,” tegas dia.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Saronggi Iptu Wahyudi Kusdarmawan mengaku sudah mengerahkan pasukan di kecamatan wilayah tugasnya, termasuk sowan ke kiai serta ulama untuk mendiskusikan mengenai penerapan protkes.

“Hari terakhir PPKM pada Idul Adha sudah kami siapkan untuk untuk penertiban,” jelas Iptu Wahyudi. (imd/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *