Penertiban PPKM, Legislatif Minta Warga Didekati dengan Humanis

  • Whatsapp
Bupati Sumenep Achmad Fauzi memberi penjelasan kepada masyarakat tentang Covid-19 dan pentingnya mematuhi aturan pemerintah. (Foto: Fathorrahman)

KABAR SUMENEP | Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 untuk wilayah Jawa dan Bali. Terkait hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep merespon untuk memperpanjang PPKM di Bumi Sumekar. Sementara untuk Sumenep, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2021, dikategorikan wilayah PPKM Level 3.

Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Sumenep Abd Rahman Riadi menyampaikan, perpanjangan PPKM Level 4 hingga 25 Juli 2021. Ia juga menegaskan, perpanjangan PPKM Level 4 juga berlaku untuk Sumenep.

Bacaan Lainnya

“Kita sudah terima Instruksi Mendagri untuk perpanjangan PPKM Level 4 hingga tanggal 25 Juli. Kita langsung merespon instruksi tersebut,” katanya.

Terkait hal itu, Pemkab Sumenep akan segera mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Sumenep tentang perpanjangan PPKM Level 4 sebagaimana yang telah diperintahkan pemerintah pusat. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep juga menegaskan bahwa perpanjangan PPKM Level 4 akan dilakukan di Sumenep.

Sementara itu, legislatif menyarankan supaya pemkab mengedepankan sikap humanis kepada masyarakat terkait penerapan PPKM Level 4.

Di sisi lain, Anggota Komisi IV DPRD Sumenep M Syukri meminta pemkab melakukan cara persuasif ketika mengimbau warga untuk mentaati aturan pemerintah.

“Lakukan semuanya dengan cara humanis dan edukatif. Hal itu akan lebih mengena dan akan lebih diterima oleh masyarakat. Seperti melakukan penjagaan di pos penyekatan,” tuturnya.

Politisi PPP itu, juga memaparkan bahwa PPKM sangat berdampak terhadap lesunya ekonomi di tengah masyarakat.

“Memang harus ekstra sabar menghadapi masyarakat. Karena kalau sudah urusan ekonomi, itu berkaitan dengan nafkah. Jadi  lakukan pendekatan humanis kepada masyarakat,” pungkasnya. (ara/ong/maf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *